Jadilah Lelaki Perkasa, Seperkasa Kuda Putih
Showing posts with label Alkisah. Show all posts
Showing posts with label Alkisah. Show all posts

Thursday, June 28, 2012

Mengharukan,Mencopet demi Ibuku yang Sakit



Satu lagi cerita tentang pelajaran hidup, janganlah melihat sebuah persoalan dari satu sisi yang pada akhirnya akan membuat kesimpulan yang terburu-buru. Dari pinggir kaca nako di antara celah kain gorden, saya melihat anak muda itu mondar-mandir di depan rumah. Matanya berkali-kali melihat ke rumah saya. Tangannya yang dimasukkan ke saku celana, sesekali mengelap keringat di keningnya.
Saya pernah melihat anak muda itu di jembatan penyeberangan, entah seminggu atau dua minggu yang lalu. Saya pulang membeli bumbu kue waktu itu. Tiba-tiba di atas jembatan penyeberangan, saya ada yang menabrak, saya hampir jatuh. Si penabrak yang tidak lain adalah anak muda yang gelisah dan mondar-mandir di depan rumah itu, meminta maaf dan bergegas mendahului saya. Saya jengkel, apalagi begitu sampai di rumah saya tahu dompet yang disimpan di kantong plastik, disatukan dengan bumbu kue, telah raib.
Dada saya berdebar menyaksikannya. Apa maksud anak muda yang bisa jadi umurnya tak jauh dengan anak sulung saya yang baru kelas 2 SMU itu? Melihat tingkah lakunya yang gelisah, tidakkah dia punya maksud buruk dengan keluarga saya? Mau merampok? Bukankah sekarang ini orang merampok tidak lagi mengenal waktu? Siang hari saat orang-orang lalu-lalang pun penodong bisa beraksi, seperti yang banyak diberitakan koran. Atau dia punya masalah dengan Adhi anak saya?
Kenakalan remaja saat ini tidak lagi enteng. Tawuran telah menjadikan puluhan remaja meninggal. Saya berdoa semoga lamunan itu salah semua. Tapi mengingat peristiwa buruk itu bisa saja terjadi, saya mengunci seluruh pintu dan jendela rumah. Di rumah ini, pukul sepuluh pagi seperti ini, saya hanya seorang diri. Kang Dwi, suami saya, ke kantor. Adhi sekolah, Anna yang sekolah sore pergi les Inggris, dan Bi Dian sudah seminggu tidak masuk.
Jadi kalau lelaki yang selalu memperhatikan rumah saya itu menodong, saya bisa apa? Pintu pagar rumah memang terbuka. Siapa saja bisa masuk.
Tapi mengapa anak muda itu tidak juga masuk? Tidakkah dia menunggu sampai tidak ada orang yang memergoki? Saya sedikit lega saat anak muda itu berdiri di samping tiang telepon. Saya punya pikiran lain. Mungkin dia sedang menunggu seseorang, pacarnya, temannya, adiknya, atau siapa saja yang janjian untuk bertemu di tiang telepon itu. Saya memang tidak mesti berburuk sangka seperti tadi. Tapi dizaman ini, dengan peristiwa-peristiwa buruk, tenggang rasa yang semakin menghilang, tidakkah rasa curiga lebih baik daripada lengah?
Saya masih tidak beranjak dari persembunyian, di antara kain gorden, di samping kaca nako. Saya masih was-was karena anak muda itu sesekali masih melihat ke rumah. Apa maksudnya? Ah, bukankah banyak pertanyaan di dunia ini yang tidak ada jawabannya.
Terlintas di pikiran saya untuk menelepon tetangga. Tapi saya takut jadi ramai. Bisa-bisa penduduk se-kompleks mendatangi anak muda itu. Iya kalau anak itu ditanya-tanya secara baik, coba kalau belum apa-apa ada yang memukul.
Tiba-tiba anak muda itu membalikkan badan dan masuk ke halaman rumah. Debaran jantung saya mengencang kembali. Saya memang mengidap penyakit jantung. Tekad saya untuk menelepon tetangga sudah bulat, tapi kaki saya tidak bisa melangkah. Apalagi begitu anak muda itu mendekat, saya ingat, saya pernah melihatnya dan punya pengalaman buruk dengannya. Tapi anak muda itu tidak lama di teras rumah. Dia hanya memasukkan sesuatu ke celah di atas pintu dan bergegas pergi. Saya masih belum bisa mengambil benda itu karena kaki saya masih lemas.
Dan hari ini, anak muda yang gelisah dan si penabrak yang mencopet itu, mengembalikan dompet saya lewat celah di atas pintu. Setelah saya periksa, uang tiga ratus ribu lebih, cincin emas yang selalu saya simpan di dompet bila bepergian, dan surat-surat penting, tidak ada yang berkurang.
Lama saya melihat dompet itu dan melamun. Seperti dalam dongeng. Seorang anak muda yang gelisah, yang siapa pun saya pikir akan mencurigainya, dalam situasi perekonomian yang morat-marit seperti ini, mengembalikan uang yang telah digenggamnya. Bukankah itu ajaib, seperti dalam dongeng. Atau hidup ini memang tak lebih dari sebuah dongengan?
Bersama dompet yang dimasukkan ke kantong plastik hitam itu saya menemukan surat yang dilipat tidak rapi. Saya baca surat yang berhari-hari kemudian tidak lepas dari pikiran dan hati saya itu. Isinya seperti ini:
“Ibu yang baik…, maafkan saya telah mengambil dompet Ibu. Tadinya saya mau mengembalikan dompet Ibu saja, tapi saya tidak punya tempat untuk mengadu, maka saya tulis surat ini, semoga Ibu mau membacanya.
Sudah tiga bulan saya berhenti sekolah. Bapak saya di-PHK dan tidak mampu membayar uang SPP yang berbulan-bulan sudah nunggak, membeli alat-alat sekolah dan memberi ongkos. Karena kemampuan keluarga yang minim itu saya berpikir tidak apa-apa saya sekolah sampai kelas 2 STM saja. Tapi yang membuat saya sakit hati, Bapak kemudian sering mabuk dan judi buntut yang beredar sembunyi-sembunyi itu.
Adik saya yang tiga orang, semuanya keluar sekolah. Emak berjualan goreng-gorengan yang dititipkan di warung-warung. Adik-adik saya membantu mengantarkannya. Saya berjualan koran, membantu-bantu untuk beli beras.
Saya sadar, kalau keadaan seperti ini, saya harus berjuang lebih keras. Saya mau melakukannya. Dari pagi sampai malam saya bekerja. Tidak saja jualan koran, saya juga membantu nyuci piring di warung nasi dan kadang (sambil hiburan) saya ngamen. Tapi uang yang pas-pasan itu (Emak sering gagal belajar menabung dan saya maklum), masih juga diminta Bapak untuk memasang judi kupon gelap. Bilangnya nanti juga diganti kalau angka tebakannya tepat. Selama ini belum pernah tebakan Bapak tepat. Lagi pula Emak yang taat beribadah itu tidak akan mau menerima uang dari hasil judi, saya yakin itu.
Ketika Bapak semakin sering meminta uang kepada Emak, kadang sambil marah-marah dan memukul, saya tidak kuat untuk diam. Saya mengusir Bapak. Dan begitu Bapak memukul, saya membalasnya sampai Bapak terjatuh-jatuh. Emak memarahi saya sebagai anak laknat. Saya sakit hati. Saya bingung. Mesti bagaimana saya?
Saat Emak sakit dan Bapak semakin menjadi dengan judi buntutnya, sakit hati saya semakin menggumpal, tapi saya tidak tahu sakit hati oleh siapa. Hanya untuk membawa Emak ke dokter saja saya tidak sanggup. Bapak yang semakin sering tidur entah di mana, tidak perduli. Hampir saya memukulnya lagi.
Di jalan, saat saya jualan koran, saya sering merasa punya dendam yang besar tapi tidak tahu dendam oleh siapa dan karena apa. Emak tidak bisa ke dokter. Tapi orang lain bisa dengan mobil mewah melenggang begitu saja di depan saya, sesekali bertelepon dengan handphone. Dan di seberang stopan itu, di warung jajan bertingkat, orang-orang mengeluarkan ratusan ribu untuk sekali makan.
Maka tekad saya, Emak harus ke dokter. Karena dari jualan koran tidak cukup, saya merencanakan untuk mencopet. Berhari-hari saya mengikuti bus kota, tapi saya tidak pernah berani menggerayangi saku orang. Keringat dingin malah membasahi baju. Saya gagal jadi pencopet.
Dan begitu saya melihat orang-orang belanja di toko, saya melihat Ibu memasukkan dompet ke kantong plastik. Maka saya ikuti Ibu. Di atas jembatan penyeberangan, saya pura-pura menabrak Ibu dan cepat mengambil dompet. Saya gembira ketika mendapatkan uang 300 ribu lebih.
Saya segera mendatangi Emak dan mengajaknya ke dokter. Tapi Ibu…, Emak malah menatap saya tajam. Dia menanyakan, dari mana saya dapat uang. Saya sebenarnya ingin mengatakan bahwa itu tabungan saya, atau meminjam dari teman. Tapi saya tidak bisa berbohong. Saya mengatakan sejujurnya, Emak mengalihkan pandangannya begitu saya selesai bercerita.
Di pipi keriputnya mengalir butir-butir air. Emak menangis. Ibu…, tidak pernah saya merasakan kebingungan seperti ini. Saya ingin berteriak. Sekeras-kerasnya. Sepuas-puasnya. Dengan uang 300 ribu lebih sebenarnya saya bisa makan-makan, mabuk, hura-hura. Tidak apa saya jadi pencuri. Tidak perduli dengan Ibu, dengan orang-orang yang kehilangan. Karena orang-orang pun tidak perduli kepada saya. Tapi saya tidak bisa melakukannya. Saya harus mengembalikan dompet Ibu. Maaf.”
Surat tanpa tanda tangan itu berulang kali saya baca. Berhari-hari saya mencari-cari anak muda yang bingung dan gelisah itu. Di setiap stopan tempat puluhan anak-anak berdagang dan mengamen. Dalam bus-bus kota. Di taman-taman. Tapi anak muda itu tidak pernah kelihatan lagi. Siapapun yang berada di stopan, tidak mengenal anak muda itu ketika saya menanyakannya.
Lelah mencari, di bawah pohon rindang, saya membaca dan membaca lagi surat dari pencopet itu. Surat sederhana itu membuat saya tidak tenang. Ada sesuatu yang mempengaruhi pikiran dan perasaan saya. Saya tidak lagi silau dengan segala kemewahan. Ketika Kang Dwi membawa hadiah-hadiah istimewa sepulang kunjungannya ke luar kota, saya tidak segembira biasanya.Saya malah mengusulkan oleh-oleh yang biasa saja.
Kang Dwi dan kedua anak saya mungkin aneh dengan sikap saya akhir-akhir ini. Tapi mau bagaimana, hati saya tidak bisa lagi menikmati kemewahan. Tidak ada lagi keinginan saya untuk makan di tempat-tempat yang harganya ratusan ribu sekali makan, baju-baju merk terkenal seharga jutaan, dan sebagainya.
Saya menolaknya meski Kang Dwi bilang tidak apa sekali-sekali. Saat saya ulang tahun, Kang Dwi menawarkan untuk merayakan di mana saja. Tapi saya ingin memasak di rumah, membuat makanan, dengan tangan saya sendiri. Dan siangnya, dengan dibantu Bibi Dian, lebih seratus bungkus nasi saya bikin. Diantar Kang Dwi dan kedua anak saya, nasi-nasi bungkus dibagikan kepada para pengemis, para pedagang asongan dan pengamen yang banyak di setiap stopan.
Di stopan terakhir yang kami kunjungi, saya mengajak Kang Dwi dan kedua anak saya untuk makan bersama. Diam-diam air mata mengalir di mata saya. Anna menghampiri saya dan bilang, “Mama, saya bangga jadi anak Mama.” Dan saya ingin menjadi Mama bagi ribuan anak-anak lainnya.
sumber

Kisah Cinta yang sangat Menyedihkan dan Mengharukan



TOPLESS - Kisah Paling Sedih dan Paling Mengharukan – Cerita Cinta Sedih Mengharukan Banget. Pada cerita terdahulu, DB pernah membarikan Cerita Sedih Banget dan Mengharukan, tapi cerita cinta sedih tersebut belumlah seberapa, dibandingkan dengan Cerita Cinta Paling Sedih dan Paling Mengharukan yang satu ini.
Kisah Cinta kali ini benar-benar salah satu Kisah Paling Sedih & Paling Mengharukan sepanjang sejarah percintaan. Mudah-mudan kita semua tidak akan pernah mengalami seperti apa yang ada pada Kisah Cinta Paling Sedih ini. Dan semoga kita semua dapat mengambil pelajaran / hikmah di balik Cerita cinta paling sedih dan paling mengharukan berikut ini.
Sudah menjadi kehendak Allah memberinya cobaan berupa penyakit kronis yang bersarang dan sudah bertahun-tahun ia rasakan. Ini adalah cerita kisah seorang gadis yang bernama Muha. Kisah ini diriwayatkan oleh zaman, diiringi dengan tangisan burung dan ratapan ranting pepohonan.
Muha adalah seorang gadis remaja yang cantik. Sebagaimana yang telah kami katakan, sejak kecil ia sudah mengidap penyakit yang kronis. Sejak usia kanak-kanak ia ingin bergembira, bermain, bercanda dan bersiul seperti burung sebagaimana anak-anak yang seusianya. Bukankah ia juga berhak merasakannya?
Sejak penyakit itu menyerangnya, ia tidak dapat menjalankan kehidupan dengan normal seperti orang lain, walaupun ia tetap berada dalam pengawasan dokter dan bergantung dengan obat.
Muha tumbuh besar seiring dengan penyakit yang dideritanya. Ia menjadi seorang remaja yang cantik dan mempunyai akhlak mulia serta taat beragama. Meski dalam kondisi sakit namun ia tetap berusaha untuk mendapatkan ilmu dan pelajaran dari mata air ilmu yang tak pernah habis. Walau terkadang bahkan sering penyakit kronisnya kambuh yang memaksanya berbaring di tempat tidur selama berhari-hari.
Selang beberapa waktu atas kehendak Allah seorang pemuda tampan datang meminang, walaupun ia sudah mendengar mengenai penyakitnya yang kronis itu. Namun semua itu sedikit pun tidak mengurangi kecantikan, agama dan akhlaknya…kecuali kesehatan, meskipun kesehatan adalah satu hal yang sangat penting. Tetapi mengapa?
Bukankah ia juga berhak untuk menikah dan melahirkan anak-anak yang akan mengisi dan menyemarakkan kehidupannya sebagaimana layaknya wanita lain?
Demikianlah hari berganti hari bulan berganti bulan si pemuda memberikan bantuan materi agar si gadis meneruskan pengobatannya di salah satu rumah sakit terbaik di dunia. Terlebih lagi dorongan moril yang selalu ia berikan.
Hari berganti dengan cepat, tibalah saatnya persiapan pesta pernikahan dan untuk mengarungi bahtera rumah tangga.
Beberapa hari sebelum pesta pernikahan, calonnya pergi untuk menanyakan pengerjaan gaun pengantin yang masih berada di tempat si penjahit. Gaun tersebut masih tergantung di depan toko penjahit. Gaun tersebut mengandung makna kecantikan dan kelembutan. Tiada seorang pun yang tahu bagaimana perasaan Muha bila melihat gaun tersebut.
Pastilah hatinya berkepak bagaikan burung yang mengepakkan sayap putihnya mendekap langit dan memeluk ufuk nan luas. Ia pasti sangat bahagia bukan karena gaun itu, tetapi karena beberapa hari lagi ia akan memasuki hari yang terindah di dalam kehidupannya. Ia akan merasa ada ketenangan jiwa, kehidupan mulai tertawa untuknya dan ia melihat adanya kecerahan dalam kehidupan.
Bila gaun yang indah itu dipakai Muha, pasti akan membuat penampilannya laksana putri salju yang cantik jelita. Kecantikannya yang alami menjadikan diri semakin elok, anggun dan menawan.
Walau gaun tersebut terlihat indah, namun masih di perlukan sedikit perbaikan. Oleh karena itu gaun itu masih ditinggal di tempat si penjahit. Sang calon berniat akan mengambilnya besok. Si penjahit meminta keringanan dan berjanji akan menyelesaikannya tiga hari lagi. Tiga hari berlalu begitu cepat dan tibalah saatnya hari pernikahan, hari yang di nanti-nanti. Hari itu Muha bangun lebih cepat dan sebenarnya malam itu ia tidak tidur. Kegembiraan membuat matanya tak terpejam. Yaitu saat malam pengantin bersama seorang pemuda yang terbaik akhlaknya.
Si pemuda menelepon calon pengantinnya, Muha memberitahukan bahwa setengah jam lagi ia akan pergi ke tempat penjahit untuk mengambil gaun tersebut agar ia dapat mencobanya dan lebih meyakinkan bahwa gaun itu pantas untuknya. Pemuda itu pergi ke tempat penjahit dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi terdorong perasaan bahagia dan gembira akan acara tersebut yang merupakan peristiwa terpenting dan paling berharga bagi dirinya, demikian juga halnya bagi diri Muha.
Karena meluncur dengan kecepatan tinggi, mobil tersebut keluar dari badan jalan dan terbalik berkali-kali. Setelah itu mobil ambulans datang dan melarikannya ke rumah sakit. Namun kehendak Allah berada di atas segalanya, beberapa saat kemudian si pemuda pun meninggal dunia. Sementara telepon si penjahit berdering menanyakan tentang pemuda itu. Si penjahit mengabarkan bahwa sampai sekarang ia belum juga sampai ke rumah padahal sudah sangat terlambat.
Akhirnyai penjahit itu tiba di rumah calon pengantin wanita. Sekali pun begitu, pihak keluarga tidak mempermasalahkan sebab keterlambatannya membawa gaun itu. Mereka malah memintanya agar memberitahu si pemuda bahwa sakit Muha tiba-tiba kambuh dan sekarang sedang dilarikan ke rumah sakit. Kali ini sakitnya tidak memberi Muha banyak kesempatan. Tadinya sakit tersebut seakan masih berbelas kasih kepadanya, tidak ingin Muha merasa sakit. Sekarang rasa sakit itu benar-benar membuat derita dan kesengsaraan yang melebihi penderitaan yang ia rasakan sepanjang hidupnya yang pendek.
Beberapa menit kemudian datang berita kematian si pemuda di rumah sakit dan setelah itu datang pula berita meninggalnya sang calon pengantinnya, Muha.
Demikian kesedihan yang menimpa dua remaja, bunga-bunga telah layu dan mati, burung-burung berkicau sedih dan duka terhadap mereka. Malam yang diangan-angankan akan menjadi paling indah dan berkesan itu, berubah menjadi malam kesedihan dan ratapan, malam pupusnya kegembiraan.
Kini gaun pengantin itu masih tergantung di depan toko penjahit. Tiada yang memakai dan selamanya tidak akan ada yang memakainya. Seakan gaun itu bercerita tentang kisah sedih Muha. Setiap yang melihatnya pasti akan bertanya-tanya, siapa pemiliknya.
sumber

Tuesday, May 22, 2012

SEBUAH KISAH Mengharukan di Balik Tragedi Gempa China : Ibu Tewas demi Anaknya

TOPLESS - Anda masih ingat tragedi gempa 7,9 skala richter yang mengguncang daratan China? Hampir 10 ribu jiwa akibat peristiwa yang terjadi bulan Mei 2008 itu. Berikut adalah cerita seorang ibu yang tewas saat melindungi bayinya.

12 Mei 2008
Wen Chuan, salah satu daerah yang paling parah terkena gempa. Sukarelawan yang bertugas saat itu menemukan pemandangan yang memilukan.
“Lihat itu, ada seorang wanita di sana”
Dari balik reruntuhan tampak jenazah seorang wanita, dan ada sesuatu di bawahnya, seorang bayi.
Ibu itu tampak berlutut dengan sikap sempurnya kepada Tuhan memohon dengan sisa2 tenaganya yang terakhir untuk diberi kekuatan melindungi bayinya.. Tubuhnya tampak seperti berdoa dengan sangat khusuk. Sang anak tidak terluka sama sekali
Di bawah selimut bayi itu, para sukarelawan menemukan ponsel dengan sebuah tulisan di layarnya
” Anakku tersayang, bila kau hidup, ingatlah ini, mama akan selalu mencintaimu”
Sang bayi kehilangan ibunya. Tapi dengan seluruh hidupnya, dia akan ingat bagaimana cinta seorang ibu adalah cinta terhebat di dunia

Ini foto bayi saat digendong sukarelawan

sumber

Wednesday, May 16, 2012

Aneh,orang buta ini dituntun oleh anjing buta

TOPLESS - Kisah Unik -Aneh orang buta ini dituntun oleh anjing buta , Anjing memang kawan setia manusia dan kesetiaannya tidak perlu diragukan lagi. Adalah seorang buta bernama Graham Waspe yang segala kegiatannnya,  khususnya di luar rumah di Stowmarket, Suffolk, Inggris, sangat tergantung pada Edward, anjing kesayangannya yang sudah menjadi penuntunnya selama 6 tahun terakhir.

Aneh,orang buta ini dituntun oleh anjing buta

"Edward adalah anjing yang sangat terlatih. Dia adalah mata saya dan dia bisa membaca pikiran saya," Graham merasa sangat beruntung memiliki Edward. "Serasa memiliki alat GPS dengan kontrol suara otomatis; tinggal bilang 'pasar', Edward akan membawamu ke pasar."Namun perjalanan pasangan ini harus terhenti setelah tim dokter hewan memvonis Edward terkena katarak ganas dan mereka harus 'mengambil' kedua bola matanya.The End! Sad ending! Akhir cerita, baik Graham maupun mantan penuntunnya, Edward hanya bisa terkurung di dalam rumah. Sementara, Sandra sang istri tidak bisa mengajaknya keluar setiap saat.Namun ini tidak berlangsung lama, Penuntun baru telah datang.Graham baru saja dikirimi seekor anjing baru bernama Opa, lebih muda dan lebih gesit tentunya. "Opal dan saya sudah semakin dekat. Dia sama pintarnya dengan Edward. Saya malah tidak menemukan perbedaan di antara mereka berdua."

Aneh,orang buta ini dituntun oleh anjing buta 
Aneh,orang buta ini dituntun oleh anjing buta

Atas jasa-jasanya terhadap keluarga ini, Edward diijinkan untuk tetap tinggal bersama dan mengikuti kegiatan rutin yang dahulu pernah dilakukan bersama Graham. Hanya saja, tugas sebagai penuntun sudah diambil alih oleh Opal, anjing yang menuntun tuannya yang buta sekaligus anjingnya yang buta

Sumber

Thursday, May 10, 2012

Kisah Nabi Adam dan Hawa Lengkap ?

TOPLESS - Nabi Adam as dan Siti Hawa – Bismillahirrahmaanirrahiim Kisah Nabi Adam AS dan Siti Hawa Dalam AlQuran Lengkap dimana diceritakan Dalam kisah Nabi Adam dan siti Hawa yang sering kita dengar yaitu bahwa nabi Adam dan Hawa dahulu hidup di surga


Nabi Adam as
Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dantumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang- bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasadengan hamba-hamba terutama para rasul dan Nabinya maka tibalah kehendak Allahs.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumimemeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam didalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yangtelah ditakdirkan baginya.
KekHawatiran Para Malaikat.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakanmakhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yanglain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugasatau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepadaAllah s.w.t.:”Wahai Tuhan kami!Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selainkami,padahal kami selalu bertasbih,bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkannama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkanke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam didalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhanciptakan itu.”Allah berfirman,menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:”Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahuihikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah menciptakannya danmeniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah,karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya.”Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat,kering danlumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaanTuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna
Iblis Membangkang.
Iblis membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat yanglain,yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan bagi makhluk Allahyang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang hidup dan tumbuh diatasnya serta yang terpendam di dalamnya.Iblis merasa dirinya lebih mulia,lebih utamadan lebih agung dari Adam,karena ia diciptakan dari unsur api,sedang Adam dari tanahdan lumpur.Kebanggaannya dengan asal usulnya menjadikan ia sombong dan merasa
rendah untuk bersujud menghormati Adam seperti para malaikat yang lain,walaupundiperintah oleh Allah.Tuhan bertanya kepada Iblis:”Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatuyang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?”Iblis menjawab:”Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia.Engkau ciptakan akudari api dan menciptakannya dari lumpur.”Karena kesombongan,kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yangdiperintahkan,maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga danmengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan laknat yang akanmelekat pd.dirinya hingga hari kiamat.Di samping itu ia dinyatakan sebagai penghunineraka.Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu dan ia hanya mohonagar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari kebangkitan kembali dihari kiamat.Allah meluluskan permohonannya dan ditangguhkanlah ia sampai harikebangkitan,tidak berterima kasih dan bersyukur atas pemberian jaminan itu,bahkansebaliknya ia mengancam akan menyesatkan Adam,sebagai sebab terusirnya dia darisyurga dan dikeluarkannya dari barisan malaikat,dan akan mendatangi anak-anak keturunannya dari segala sudut untuk memujuk mereka meninggalkan jalan yang lurusdan bersamanya menempuh jalan yang sesat,mengajak mereka melakukan maksiat danhal-hal yang terlarang,menggoda mereka supaya melalaikan perintah-perintah agama danmempengaruhi mereka agar tidak bersyukur dan beramal soleh.Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:”Pergilah engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan menjadi isi nerakaJahanam dan bahan bakar neraka.Engkau tidak akan berdaya menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepada Ku dengan sepenuh hatinya dan memiliki aqidahyang mantap yang tidak akan tergoyah oleh rayuanmu walaupun engkau menggunakansegala kepandaianmu menghasut dan memfitnah.”
Pengetahuan Adam Tentang Nama-Nama Benda.
Allah hendak menghilangkan anggapan rendah para malaikat terhadap Adam danmenyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya menunjuk Adam sebagai penguasa bumi,maka diajarkanlah kepada Adam nama-nama benda yang berada di alamsemesta,kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat seraya:”Cubalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu,jika kamu benar merasa lebihmengetahui dan lebih mengerti dari Adam.”Para malaikat tidak berdaya memenuhi tentangan Allah untuk menyebut nama-nama benda yang berada di depan mereka.Mereka mengakui ketidak-sanggupan mereka dengan berkata:”Maha Agung Engkau! Sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan tentang
sesuatu kecuali apa yang Tuhan ajakan kepada kami.Sesungguhnya Engkaulah YangMaha Mengetahui dan Maha Bijaksana.”Adam lalu diperintahkan oleh Allah untuk memberitahukan nama-nama itu kepada paramalaikat dan setelah diberitahukan oleh Adam,berfirmanlah Allah kepAdamereka:”Bukankah Aku telah katakan pAdamu baHawaAku mengetahui rahsia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.”
Adam Menghuni Syurga.
Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa untuk mendampinginya dan menjadi teman hidupnya,menghilangkan rasa kesepiannya danmelengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan keturunan. Menurut cerita paraulamat Hawa diciptakan oleh Allah dari salah satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiridiwaktu ia masih tidur sehingga ketika ia terjaga,ia melihat Hawa sudah berada disampingnya.ia ditanya oleh malaikat:”Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?”Berkatalah Adam:”Seorang perempuan.”Sesuai dengan fitrah yang telah diilhamkan olehAllah kepadanya.”Siapa namanya?”tanya malaikat lagi.”Hawa”,jawab Adam.”Untuk apaTuhan menciptakan makhluk ini?”,tanya malaikat lagi.Adam menjawab:”Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku dan mengisikeperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah.”Allah berpesan kepada Adam:”Tinggallah engkau bersama isterimu di syurga,rasakanlahkenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya,rasailah dan makanlah buah-buahan yanglazat yang terdapat di dalamnya sepuas hatimu dan sekehendak nasfumu.Kamu tidak akan mengalami atau merasa lapar,dahaga ataupun letih selama kamu berada didalamnya.Akan tetapi Aku ingatkan janganlah makan buah dari pohon ini yang akanmenyebabkan kamu celaka dan termasuk orang-orang yang zalim.Ketahuilah baHawaIblis itu adalah musuhmu dan musuh isterimu,ia akan berusaha membujuk kamu danmenyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yang kamu sedangnikmat ini.”
Iblis Mulai Beraksi.
Sesuai dengan ancaman yang diucapkan ketika diusir oleh allah dari Syurga akibat pembangkangannya dan terdorong pula oleh rasa iri hati dan dengki terhadap Adam yangmenjadi sebab sampai ia terkutuk dan terlaknat selama-lamanya tersingkir darisinggahsana kebesarannya.Iblis mulai menunjukkan rancangan penyesatannya kepadaAdam dan Hawa yang sedang hidup berdua di syurga yang tenteram, damai dan bahagia.Ia menyatakan kepada mereka baHawa ia adalah kawan mereka dan ingin memberinasihat dan petunjuk untuk kebaikan dan mengekalkan kebahagiaan mereka.Segala caradan kata-kata halus digunakan oleh Iblis untuk mendapatkan kepercayaan Adam dan
Hawa baHawa ia betul-betul jujur dalam nasihat dan petunjuknya kepada mereka.Iamembisikan kepada mereka bahwa.larangan Tuhan kepada mereka memakan buah-buahyang ditunjuk itu adalah karena dengan memakan buah itu mereka akan menjelmamenjadi malaikat dan akan hidup kekal.Diulang-ulangilah bujukannya denganmenunjukkan akan harumnya bau pohon yang dilarang indah bentuk buahnya dan lazatrasanya.Sehingga pada akhirnya termakanlah bujukan yang halus itu oleh Adam dan Hawa dan dilanggarlah larangan Tuhan.Allah mencela perbuatan mereka itu dan berfirman yang bermaksud: “Tidakkah Akumencegah kamu mendekati pohon itu dan memakan dari buahnya dan tidakkah Aku telahingatkan kamu baHawa syaitan itu adalah musuhmu yang nyata.”Adam dan Hawa mendengar firman Allah itu sedarlah ia baHawa mereka telah terlanggar perintah Allah dan baHawa mereka telah melakukan suatu kesalahan dan dosa besar.Seraya menyesal berkatalah mereka:”Wahai Tuhan kami! Kami telah menganiayadiri kami sendiri dan telah melanggar perintah-Mu karena terkena bujukanIblis.Ampunilah dosa kami karena nescaya kami akan tergolong orang-orang yang rugi bila Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami.”
Adam dan Hawa Diturunkan Ke Bumi.
Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaranyang mereka telah lakukan hal mana telah melegakan dada mereka dan menghilangkanrasa sedih akibat kelalaian peringatan Tuhan tentang Iblis sehingga terjerumus menjadimangsa bujukan dan rayuannya yang manis namun berancun itu.Adam danHawa merasa tenteram kembali setelah menerima pengampunan Allah danselanjutnya akan menjaga jangan sampai tertipu lagi oleh Iblis dan akan berusaha agar pelanggaran yang telah dilakukan dan menimbulkan murka dan teguran Tuhan itumenjadi pengajaran bagi mereka berdua untuk lebih berhati-hati menghadapi tipu dayadan bujukan Iblis yang terlaknat itu.Harapan untuk tinggal terus di syurga yang telah pudar karena perbuatan pelanggaran perintah Allah,hidup kembali dalam hati dan fikiranAdam dan Hawa yang merasa kenikmatan dan kebahagiaan hidup mereka di syurga tidak akan terganggu oleh sesuatu dan baHawa redha Allah serta rahmatnya akan tetapmelimpah di atas mereka untuk selama-lamanya.Akan tetapi Allah telah menentukandalam takdir-Nya apa yang tidak terlintas dalam hati dan tidak terfikirkan oleh mereka.Allah s.w.t.yang telah menentukan dalam takdir-nya baHawa bumi yang penuh dengankekayaan untuk dikelolanya,akan dikuasai kepada manusia keturunanAdammemerintahkan Adam dan Hawa turun ke bumi sebagai benih pertama dari hamba-hambanya yang bernama manusia itu.Berfirmanlah Allah kepada mereka:”Turunlah kamuke bumi sebagian daripada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain kamu dapattinggal tetap dan hidup disan sampai waktu yang telah ditentukan.”TurunlahAdam dan Hawa ke bumi menghadapi cara hidup baru yang jauh berlainandengan hidup di syurga yang pernah dialami dan yang tidak akan berulangkembali.Mereka harus menempuh hidup di dunia yang fana ini dengan suka dan dukanyadan akan menurunkan umat manusia yang beraneka ragam sifat dan tabiatnya berbeda-
beda warna kulit dan kecerdasan otaknya.Umat manusia yang akan berkelompok-kelompok menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa di mana yang satu menjadi musuh yanglain saling bunuh-membunuh aniaya-menganianya dan tindas-menindas sehingga dariwaktu ke waktu Allah mengutus Nabi-Nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya memimpin hamba-hamba-Nya ke jalan yang lurus penuh damai kasih sayang di antara sesama manusia jalanyang menuju kepada redha-Nya dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.
Kisah Adam dalam Al-Quran.
Al_Quran menceritakan kisah Adam dalam beberapa surah di antaranya surahAl_Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38 dan surah Al_A’raaf ayat 11 sehingga 25
Pengajaran Yang Terdapat Dari Kisah Adam.
BaHawasanya hikmah yang terkandung dalam perintah-perintah dan larangan-laranganAllah dan dalam apa yang diciptakannya kadangkala tidak atau belum dapat dicapai oelhotak manusia bahkan oleh makhluk-Nya yang terdekat sebagaimana telah dialami oleh para malaikat tatkala diberitahu baHawa Allah akan menciptakan manusia – keturunanAdam untuk menjadi khalifah-Nya di bumi sehingga mereka seakan-akan berkeberatandan bertanya-tanya mengapa dan untuk apa Allah menciptakan jenis makhluk laindaripada mereka yang sudah patuh rajin beribadat, bertasbih, bertahmid danmengagungkan nama-Nya.BaHawasanya manusia walaupun ia telah dikurniakan kecergasan berfikir dan kekuatanfizikal dan mental ia tetap mempunyai beberapa kelemahan pada dirinya seperti sifatlalai, lupa dan khilaf.Hal mana telah terjadi pada diri Nabi Adam yang walaupun ia telahmenjadi manusia yang sempurna dan dikurniakan kedudukan yang istimewa di syurga iatetap tidak terhindar dari sifat-sifat manusia yang lemah itu.Ia telah lupa dan melalaikan peringatan Allah kepadanya tentang pohon terlarang dan tentang Iblis yang menjadimusuhnya dan musuh seluruh keturunannya, sehingga terperangkap ke dalam tipu dayadan terjadilah pelanggaran pertama yang dilakukan oleh manusia terhadap laranganAllah.BaHawasanya seseorang yang telah terlanjur melakukan maksiat dan berbuat dosatidaklah ia sepatutnya berputus asa dari rahmat dan ampunan Tuhan asalkan ia sedar akankesalahannya dan bertaubat tidak akan melakukannya kembali.Rahmat allah danmaghfirah-Nya dpt mencakup segala dosa yang diperbuat oleh hamba-Nya kecuali syirik bagaimana pun besar dosa itu asalkan diikuti dengan kesedaran bertaubat dan pengakuankesalahan.Sifat sombong dan congkak selalu membawa akibat kerugian dan kebinasaan.LihatlahIblis yang turun dari singgahsananya dilucutkan kedudukannya sebagai seorang malaikatdan diusir oleh Allah dari syurga dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekatkepada dirinya hingga hari Kiamat karena kesombongannya dan kebanggaaannya denganasal-usulnya sehingga ia menganggap dan memandang rendah kepada Nabi Adam danmenolak untuk sujud menghormatinya walaupun diperintahkan oleh Allah s.w.t.
sumber

Sunday, April 29, 2012

Kisah pemuda yang Mengayuh Sepeda Dari Afrika Selatan Sampai Mekkah



TOPLESS - Melewati Bostwana, Zimbabwe, Mozambique, Malawi, Tanzania, Kenya, Turki, Suriah, dan Yordania, Nathim Caircross (28 tahun) dan Imtiyaz Ahmad Haron (25 tahun) mengayuh sepeda ke Arab Saudi. Setiap hari mereka harus mengayuh sejauh 80-100 km, bermula dari Cape Town, Afrika Selatan.
“Mengayuh sepeda ke Kerajaan dari Cape Town adalah pengalaman yang melelahkan. Kami melakukan perjalanan dengan cara ini sehingga kita siap untuk menjalani kerasnya ibadah haji,” kata Cairncross, yang berprofesi sebagai perencana kota.Di Cape Town mereka kuliah hukum Islam di sebuah universitas. Cairncross hobi berselancar angin, Haron hobi kickboxing dan mendaki gunung. Cairncross kemudian kursus perencanaan kota yang kemudian mengantarnhya kepada dunia kerja. Mereka mengaku bahagia begitu tiba di perbatasan Arab.Mereka memulai perjalanan pada 7 Februari 2010. Ini adalah perjalanan haji pertama mereka. “Kami bisa naik pesawat, tapi kami menghargai perjalanan yang berbeda. Jadi kami memilih menggunakan sepeda kami. Bersepeda adalah kegiatan yang paling kami sukai,” kata Cairncross.
Senja tiba, mereka akan mencari masjid atau memasang untuk beristirahat. Selepas Subuh, mereka melanjutkan perjalanan lagi. Selama perjalanan, Selama perjalanan,eka menemukan orang-orang yang ramah dan menyambut baik mereka. Orang-orang salut atas perjalanan haji mereka. Tawaran makan pun berdatangan selama di perjalanan.Mereka membawa bekal yang minim. Tawaran bantuan uang pun berdatangan kepada mereka. Di perbatasan Arab, petugas keamanan juga menyambut ramah dua jamaah yang harus pula turun naik pegunungan dengan mengayuh sepeda. Melewati sembilan negara selama sembilan bulan, mereka sering mengganti ban dan memperbaiki rantai sepeda.Masalah bahasa sedikit menjadi kendala dalam perjalanan mereka. Tapi, mereka bisa mengatasinya. Selesai berhaji, mereka akan pulang melalui Afrika Barat. Subhanallah!
gmn menurut agan n agan wati nich kl agan n agan wati diposisi mereka..
sumber : kaskus
Sungguh Puaskah Istri Anda ?