Pemerintah Malaysia berencana untuk melarang buku tentang seks yang diterbitkan oleh sekelompok perempuan Muslim yang menyebut diri Wives Club Taat dan sikap tunduk advokat untuk suami.
Buku berbahasa Melayu berjudul "Seks Islam" tidak tersedia di toko-toko, tetapi diyakini telah dibaca oleh ratusan anggota klub dibentuk tahun ini dengan sebuah sekte Islam kecil Malaysia bahwa praktek poligami.
Buku ini tidak berisi foto-foto yang eksplisit tapi ditulis oleh 56 tahun pendiri klub untuk menggambarkan pengalaman dan opini yang objektif tentang pernikahan. Ini memiliki bagian tentang bagaimana pasangan harus secara fisik dan rohani seks pendekatan, mengklaim bahwa kebanyakan wanita hanya memenuhi sepuluh persen kebutuhan seksual suami mereka.
Islam urusan departemen pemerintah mempelajari buku 115-halaman dan direkomendasikan melarang karena bisa menyebabkan kebingungan di kalangan mayoritas Muslim Malaysia tentang ajaran agama diterima, seorang pejabat Departemen Depan mengatakan pada kondisi anonimitas.
Pihak berwenang belum memutuskan kapan harus secara resmi melarang buku tersebut, tetapi orang-orang terjebak dalam kepemilikan itu bisa didenda hingga 5.000 ringgit (£ 1.600), kata pejabat tersebut. Siapapun yang membuat salinan untuk penjualan dapat dipenjara selama tiga tahun dan didenda 20.000 ringgit (£ 4,200).
Perwakilan dari Wives Club Taat tidak segera menjawab panggilan mereka.
Pemimpin klub menunjukkan buku kepada wartawan bulan lalu dalam upaya untuk menghilangkan apa yang mereka sebut kesalahpahaman bahwa itu cabul dan merendahkan perempuan. Mereka mengatakan bahwa buku itu dimaksudkan untuk menjadi panduan spiritual yang dibaca secara eksklusif oleh anggota klub untuk membantu mereka memahami seks yang lebih baik.
Banyak Malaysia mengecam klub, dan mengatakan itu membuat olok-olok peran gender modern di sebuah negara dimana perempuan terus posting menonjol dalam pemerintahan dan sektor swasta.
Para club leader mengatakan istri harus berfungsi sebagai "pekerja seks yang baik" dan "pelacur" kepada suaminya.
Club Istri Taat diyakini memiliki setidaknya 800 anggota di Malaysia dan telah mendirikan cabang di luar negeri di Indonesia, Singapura, Yordania, dan Inggris. Banyak anggota dalam perkawinan poligami, praktek bersikeras membantu suami untuk menghindari melakukan perzinahan. Islam mengijinkan pria untuk memakan waktu hingga empat istri.[telegraph]



No comments:
Post a Comment