Sekarang saya dalam posisi mendekap Mbak Retno dari belakang, sambil meremas-remas buah dadanya yang basah dan licin, karena saya beri sabun."Saya ingin mempersiapkan payudara ini untuk menyambut kedatangan anak Mbak.." bisik saya dengan konyol. Dan sama konyolnya, Mbak Retno mengangguk percaya. "Selain Mas Irawan, juga ada yang meremas ini Mbak..?" bisik saya lagi.Mbak Retno menggeleng. Saya
No comments:
Post a Comment